Kopi Gayo, dari Aceh untuk Dunia
03 September 2018

Indonesia sebagai salah satu produsen kopi terbaik dunia, memiliki banyak varietas kopi, salah satunya adalah kopi Gayo.  Jenis kopi ini mulai dikembangkan sejak tahun 1908 dan dibudidayakan di dataran tinggi Gayo, Aceh Tengah.

Arabika Gayo menjadi salah satu varietas kopi terbaik bahkan mendapat pengakuan dari pengamat kopi dunia, terutama dari Specialty Coffee Association of Europe (SCAE). Kebanyakan kopi yang ada meninggalkan rasa pahit di lidah setelah diseruput, namun tidak demikian dengan kopi Gayo. Rasa pahit hampir tidak ada pada kopi ini. Selain itu Arabika Gayo juga menjadi salah satu kopi yang memiliki harga jual cukup tinggi di pasar dunia.

Kopi Gayo merupakan jenis kopi arabika yang hanya bisa dibudidayakan di dataran tinggi di atas 1.200 meter dari permukaan laut.

Kopi Gayo sendiri membutuhkan waktu 3 tahun untuk bisa dipetik bijinya. Di dataran tinggi, kopi Gayo ditanam dengan cara organik tanpa bahan kimia sehingga kopi yang dihasilkan dari perkebunan rakyat ini dikenal sebagai kopi hijau (kopi organik) yang ramah lingkungan.

Kalau kamu, apa kopi asli Indonesia favoritmu?

SHOPPING CART

CLOSE